Selasa, 18 Maret 2014

Miss B ?

Bertahan dengan tetap sebuah kata penantian. Kalau terkadang memikirkan hal yang mebuat pusing adalah saat dimana tidak tahu sama sekali tentang dirinya, bagaimana keadaannya dan apa yang sedang dilakukannya. Sudah sebulan lebih dengan tidak adanya kabar di FB (hanya melalui ini ku tahu keadaannya). Bahkan dengan segenapa hati ku percaya dan ku mengatakan pada diri sendiri bahwa mungkin aku sedang di uji. Apapun yang sedang dia lakukan semoga baik - baik saja dan tetap dalam lindungan Tuhan. Perasaan ku padanya pun serasa semakin teruji. Inilah yang ku yakini. Tapi bagaimana dengan endingnya nanti? Aku juga tidak tahu. Di dalam doaku ku sebutkan namanya dan tetap mengharapkan bahwa perasaan ini bukanlah karena keinginanku yang besar untuk memiliki/menjadikan dia sebagai pendamping hidupku tapi karena Tuhan yang menghendakinya dan ada alasan kelak bila dia memang Tuhan kehendaki untuk bersamaku.

Aku merindukannya,,itu sudah sangat pasti dan di dalam doaku pada-Nya ku sebutkan demikian. Tapi ku ingin mengikuti apapun yang sedang Tuhan ijinkan terjadi hingga saat ini. Jika dia tak update status pun selama itu yang Tuhan kehendaki, bantu aku untuk tunduk dan taat pada setiap jalan-Mu.

Apapun dan dimanapun yang dia berada saat ini aku memohon agar Engkau ya Tuhan yang menyertai. Jika Engkau menghendaki, tanamkan rasa cinta dihatinya untukku seperti yang Engkau tanamkan dihatiku untuknya. Jadilah pemandu dalam kisah cinta yang hampir bisa di bilang membingungkan ini ya Tuhan. Bukan kehendakku tapi kehendak-Mu Tuhan. Dan apapun itu, Engkaulah yang juga akan selalu menyertaiku di dalam penantianku ini.

Ya atau Tidak...
Aku menunggu dengan penuh keyakinan pada-Mu Tuhanku.

Really miss hin :)
I Love You Jesus.

Sabtu, 15 Maret 2014

Senin, 10 Maret 2014

Bukan Hal yang Sengaja

Di sudut kamar, ku tutup mataku. Mencoba mengingat banyak kejadian yang sudah terjadi. Apapun itu, tak terasa air mata ku jatuh juga. Ku ingat diriku yang sering mengeluh tentang banyak hal dalam hidupku. Hal yang paling menyedihkan adalah tidak adanya tempat berbagi bagiku untuk banyak hal. Ku ingat banyaknya kelemahan dalam diriku hingga semakin membuat frustasi.

Hari ini aku menonton a movie action judulnya Cat Women dimana pemain utamanya mungkin hampir sama denganku. Tersingkir dari lingkungan, tidak mempunyai teman dan mungkin pacar. Hingga akhirnya dia meninggal dan seekor kucing yang memberi dia kekuatan untuk hidup kembali. Dan melakukan banyak hal yang tak pernah mungkin di pikirkan dia sama sekali. Bahkan ada seorang pria yang menyukai dia yang bahkan sebelum kejadian itu pun mungkin sudah punya rasa sama dia, hingga si cewek akhirnya menyadari hal itu ketika mereka tak mungkin bersama.
Lalu aku berpikir, apa gunanya bila dapat semua tapi terlepasa dari orang yang kita cintai?
Kemudian ku putuskan agar hal seperti itu tidak terjadi padaku.

Ada banyak orang yang muncul dalam hidup yang mungkin tanpa sengaja. Begitulah aku mengartikan pertemuanku dengan seseorang yang akhirnya menjadi temanku. Dia menemaniku, bercerita tentang banyak dan aku menjadi pendengar yang baik padanya. Dia begitu ceria, seakan semua kebahagiaan ada di genggaman tangannya. Suatu ketika dia bertanya " Apa hal yang paling membuatmu bahagia?". Ku cari jawaban yang membuatnya enak dengan jawabanku karna bagiku tidak ada hal yang bahagia. "Jalan - jalan", jawabku. Dia menghela nafas begitu panjang hingga membuatku memberi ekspresi aneh, apa dia tidak suka dengan jawabanku, pikirku.
"Kalau bagiku, hal yang paling menyenangkan itu adalah ketika aku tau bersyukur dan selalu bersyukur untuk setiap saatnya" sahutnya sambil tersenyum lepas.
Aku tak ingin membahas hal itu karena tak ingin mengerti apa maksudnya karena itu hal yang bodoh. Karena tidak ada orang di dunia ini yang mengucap syukur bila semua keinginannya tidak terpenuhi.
"Aku bersyukur ketika aku makan, aku bersyukur ketika ada banyak masalah yang datang, aku bersyukur ketika hujan turun, ketika musim kemarau datang, ketika semua keinginanku tidak terpenuhi, ketika aku harus menangis, ketika aku sakit dan sehat, ketika aku bisa menerima sesuatu yang yang diluar kendaliku, ketika aku bertemu denganmu dan masih banyak lagi. Kamu tahu kenapa?"

Apa yang sedang dia bicarakan?
"Tuhanlah jawabannya. Kalau hari ini kamu sakit, seakan semua terampas dari tanganmu, datang pada-Nya, akui semua yang sedang kamu alami. Ada banyak hal di dunia ini yang membuat kita untuk mengeluh tapi tanpa kita sadari Tuhan dapat menjadikan hal itu untuk kita dapat mengucap syukur", lanjutnya.

"Kamu hanya perlu datang pada-Nya, percaya pada-Nya dan mohonkan agar Dia masuk dalam hatimu agar disini (dia mencubit wajahku) selalu ada senyum. Sepertinya kamu butuh obat dech !!"

Hari selanjutnya dia membawaku ke dalam sebuah persekutuan yang tak ingin ku datangi, lalu aku dengan perasaan terpaksa aku akhirnya ikut. sesampai disana, wajah semua orang begitu indah dengan senyum yang indah di wajah mereka, menyambut kedatangan kami dengan gembira.
Saat seseorang berdoa, mungkin karena untuk keakraban mereka dan aku saling bergandengan tangan.
Ada hal yang mebuatku merinding dan seakan ada sesuatu yang menyentuhku dengan penuh kasih yang belum pernah ku rasakan sebelumnya.
Seorang yang berdoa itu mengatakan " Jika kebahagiaan seakan terampas dari hidup kami, kami menyadari sepenuhnya Ya Tuhan bahwa segala sesuatunya berasal dari-Mu, oleh sebab itu biarlah hati kami tetap di hiburkan oleh kasih-Mu karena itulah hal yang paling penting dan yang kami perlukan bukan apa yang ada di dunia ini tapi yang ada pada-Mu".

Pulang dengan ceria dan akhirnya aku mengikuti kelompok kecil dalam persekutuan kami. Bukan hal yang sengaja ada banyak kejadian dan orang yang hadir dalam hidupmu.
Datang dan nyatakan semuanya kepada Dia yang telah memberimu hidup.
Semangat :D

Tuhan Yesus memberkati.